BALI PUSARAN ONLINE-Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar memperkuat komitmen mendorong transformasi Posyandu menuju Posyandu Era Baru berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menghadiri Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” TP Posyandu Provinsi Bali di Balai Banjar Bun, Kecamatan Denpasar Timur dan Balai Banjar Kelod, Kelurahan Renon, Denpasar Selatan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan Kota Denpasar dalam penerapan Posyandu 6 SPM hingga tingkat masyarakat.
Dalam kegiatan itu, bantuan diberikan kepada 105 kader Posyandu, terdiri dari 30 kader di Kelurahan Dangin Puri dan 75 kader di Kelurahan Renon.
Masing-masing kader menerima 30 kilogram beras, dua krat atau 60 butir telur, serta dua kotak susu.
Untuk Kelurahan Dangin Puri, total bantuan mencapai 3.150 kilogram beras, 210 krat atau 6.300 butir telur dan 210 kotak susu. Sementara di Kelurahan Renon, bantuan yang disalurkan mencapai 2.250 kilogram beras, 150 krat atau 4.500 butir telur dan 150 kotak susu.
Sagung Antari mengapresiasi perhatian dan pembinaan dari TP Posyandu Provinsi Bali. Menurutnya, pembinaan penting agar kader semakin memahami tugas dan fungsi dalam menjalankan pelayanan Posyandu berbasis enam SPM.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan, perhatian, dan bimbingan dari Ketua TP Posyandu Provinsi Bali. Pembinaan ini penting agar kader semakin memahami tugas dan fungsinya dalam menjalankan layanan Posyandu 6 SPM secara optimal di tengah masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, Kota Denpasar memiliki 459 kelompok Posyandu 6 SPM yang tersebar di 27 desa dan 16 kelurahan. Seluruh kelompok tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Perbekel dan Lurah.
Jumlah kader aktif mencapai 6.274 orang. Mereka tidak hanya bergerak di bidang kesehatan, tetapi juga menangani enam bidang pelayanan, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Penguatan Posyandu Era Baru juga didukung empat Tim Pembina Posyandu Kecamatan, 27 Tim Pembina Desa dan 16 Tim Pembina Kelurahan. Seluruhnya berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah terkait dalam sosialisasi, pembinaan hingga pendampingan.***






